Bunda Lisdyarita Siap Prioritaskan Perbaikan Jalan-jalan di Kabupaten Ponorogo

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus mencari solusi untuk memperbaiki kondisi jalan di wilayah Pahlowo, Desa Tunggur, Kecamatan Badegan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Pahlowo Kuncen di RT 06 RW 04, pada Kamis malam, 9 Juli 2026.

Lisdyarita mengaku telah melewati dan merasakan secara langsung kondisi jalan menuju lokasi kegiatan. Menurutnya, jalan tersebut berstatus sebagai jalan desa sehingga pembangunan maupun perbaikannya menjadi kewenangan pemerintah desa.

“Tadi Bunda juga sudah melewati jalan dari sana dan merasakan sendiri kondisinya. Kami sedang mencari solusi agar jalannya bisa menjadi lebih halus dan nyaman dilalui. Karena ini merupakan jalan desa, pada dasarnya desa yang harus membangunnya,” kata Lisdyarita.

Namun, ia menjelaskan bahwa kemampuan pemerintah desa saat ini sedang terbatas karena adanya pengurangan anggaran desa. Oleh karena itu, masyarakat diminta bersabar sembari pemerintah mencari solusi terbaik agar perbaikan jalan dapat segera dilaksanakan.

“Karena anggaran desa sedang mengalami pengurangan, masyarakat kami minta bersabar terlebih dahulu. Saat ini kami masih mencari solusi terbaik agar jalannya bisa segera diperbaiki dan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Lisdyarita menambahkan, sejumlah program perbaikan jalan di Kabupaten Ponorogo dalam waktu dekat akan memasuki tahapan lelang. Sementara untuk penanganan jalan menuju wilayah Pahlowo Kuncen, pemerintah masih mengupayakan skema yang memungkinkan agar perbaikannya dapat dilakukan secepat mungkin.

“Yang pasti, sejumlah perbaikan jalan di Ponorogo dalam waktu dekat ini sudah masuk tahap lelang. Khusus untuk jalan menuju ke sini, kami masih mencari solusi agar bisa cepat diperbaiki,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lisdyarita juga mengapresiasi masyarakat Pahlowo Kuncen yang telah menjaga dan melestarikan tradisi serta budaya lokal. Menurutnya, kegiatan pengajian akbar tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam nguri-uri budaya.

“Matur sembah nuwun sanget. Masyarakat di sini telah nguri-uri budaya yang sangat luar biasa. Malam ini kita juga ingin mendengarkan tausiah dari kiai. Mudah-mudahan kita semua mendapatkan keberkahan,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan bersih lingkungan dan pengajian akbar tersebut dapat membawa manfaat bagi seluruh masyarakat. Lisdyarita turut mendoakan agar warga yang hadir senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

“Semoga seluruh masyarakat yang hadir, dengan adanya kegiatan bersih lingkungan ini, selalu diberikan kesehatan dan keberkahan,” pungkasnya.***

Scroll to Top